“Lech Walesa”
Tokoh Walesa yang pernah berkibar menjadi pemimpin buruh Polandia dan berhasil menumbangkan rezim komunis Polandia dan menjadi presiden pada tahun 1990. Kemudian kalah dalama pemilihan presiden 1995, Walesa kembali menjadi buruh lagi.
Alasannya kembali menjadi tukang listrik di galangan kapal sungguh mengharukan, merasa masih terlalu muda untuk pensiun dan tidak mempunyai cukup uang untuk hidup. Orang kita pasti bilang, “salahnya sendiri, mengapa tidak ngumpulin uang sebanyak-banyaknya ketika masih berkuasa”.
Cara berpikir orang berkomentar tersebut tidak salah-salah amat, karena ia berpikir dalam budaya masyarakat kita hubungan antara kekuasaan dan kekayaan amat sangat dekat.
Untuk ukuran kita fenomena Walesa itu luar biasa, oleh karena itu apa yang dilakukan Walesa sungguh menarik sebagai sebuah perilaku.
Saya ambil misal di lingkungan kita; seorang kepala sekolah setelah habis masa jabatannya saya belum pernah lihat ada yang mau kembali menjadi guru lagi, milih pensiun. Alasannya beraneka ragam. Bahkan saya kira tidak pernah ada bekas presiden yang mau dicalonkan jadi wapres.
Saya rasa kita dapat belajar banyak dari Walesa.
(sumber: Refleksi Amin Rais: GI 1999)